liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Respons KAI Terkait Viral Pin 'Ibu Hamil' Dijual Bebas di Lapak Online


Jakarta

Kini viral di media sosial, pin ‘ibu hamil’ diperjualbelikan secara bebas di lapak online. Idealnya, pin ini hanya digunakan oleh ibu hamil agar bisa mendapatkan kursi prioritas di angkutan umum KRL. Bikin netizen khawatir, lantas adakah resiko pin itu disalahgunakan oleh orang pura-pura hamil untuk mendapatkan kursi prioritas?

“MANFAAT DIGUNAKAN SAAT DI KENDARAAN/TEMPAT UMUM. Sangat bermanfaat untuk ibu hamil muda yang perutnya belum terlihat besar toko online, dikutip detikcom, Senin (16/1/2023).

Perdagangan ini telah menimbulkan kekhawatiran di antara beberapa netizen. Beberapa orang khawatir, pin ini bisa dibeli secara gratis melalui e-Commerce. Akibatnya, orang yang tidak benar-benar hamil pun menyalahgunakan pin untuk pura-pura hamil dan mendapatkan kursi prioritas di KRL.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Menanggapi cuitan viral di Twitter terkait pin yang dijual bebas, pihak Kereta Api Indonesia (KAI) angkat bicara. Ia menjelaskan ibu hamil bisa mendapatkan pin khusus secara gratis dengan mengisi data dan mendaftar ke KAI.

“Bagi ibu hamil yang akan melakukan perjalanan menggunakan KAI Commuter, harap melakukan pendaftaran secara online untuk mendapatkan pin khusus ibu hamil,” ujar KAI melalui akun Twitter resminya @CommuterLine, Senin (16/1) seraya mencantumkan link pendaftaran online.

Yakinkan Bunda, Apakah Proses Pembuatan Pin ‘Ibu Hamil’ Rumit?

Seorang ibu di Jakarta yang menggunakan pin ‘ibu hamil’ saat hamil, Nindy (27), mengatakan, pin yang ditawarkan KAI ini sebenarnya sangat bermanfaat. Hanya saja karena hanya bisa ditempuh di stasiun tertentu, misalnya Tanah Abang, ia harus menghabiskan waktu dan tenaga.

“Sangat membantu, apalagi dengan orang yang tidak terlihat hamil. Jadi mereka sangat memperhatikan. Jadi menurut saya sangat bermanfaat. Saya hanya berharap di stasiun manapun bisa mengambil (pin),” ujar Windy saat dihubungi detikcom .com, Senin (16/1).

Nindy menjelaskan, dirinya telah diminta untuk mendapatkan surat keterangan dokter sebagai bukti kehamilan.

“Hanya perlu surat keterangan dokter atau buku cek kehamilan, nanti kami kirim email ke KRL. Ayo selfie kalau nggak salah,” jelasnya.

Nindy menjelaskan lagi, dia tidak mengembalikan pin ‘ibu hamil’ ke KAI usai melahirkan. Karena untuk mengembalikannya, Windy harus menyerahkan langsung ke stasiun Tanah Abang, sehingga memakan waktu dan tenaga.

Simak video “Convalescent plasma dapat cegah gangguan janin pada ibu hamil yang terpapar Covid-19”
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)