liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Uci Flowdea Tetap Ingin Medina Zein di Penjara, Tolak Damai Soal Tas Hermes Palsu


Jakarta

Kasus tas Hermes palsu yang menjerat Medina Zein sudah masuk ke Pengadilan Negeri Surabaya. Medina Zein dijerat Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 9 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

Soetomo, kuasa hukum Medina Zein, mengatakan kliennya bersikeras bahwa tas Hermes yang dijualnya kepada Uci Flowdea adalah asli. Padahal Hermes International telah mengeluarkan pernyataan bahwa produk tersebut palsu.

Meski begitu, Medina Zein siap mengembalikan Rp 1,2 miliar untuk 9 tas bermasalah tersebut. Asalkan semua tas yang diterima Uci Flowdea dikembalikan ke Medina Zein.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kantongnya belum dikembalikan ke Madinah. Ada kesepakatan, kalau ternyata tidak asli, masing-masing punya kewajiban,” kata Soetomo suatu ketika.

Mendengar hal itu, Uci Flowdea geram. Pasalnya, tas tersebut kini ditahan kejaksaan sebagai barang bukti kasus dugaan penipuan Medina Zein.

“Kemarin pengacara Medina yang baru ke Polrestabes mengatakan ingin mengembalikan uang dan ingin perdamaian,” kata Uci Flowdea, di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.

“Bagaimana mau orang mengembalikan tasnya untuk ditahan sebagai barang bukti,” lanjutnya.

Namun kini Uci Flowdea tidak lagi mengharapkan uangnya kembali. Ia sudah terlanjur sakit hati dengan kata-kata kasar yang dilontarkan oleh Medina Zein.

“Saya juga ingin itu dari awal, mengembalikan uang saya dan nama baik saya. Medina dilempari batu, menjual tas ke orang yang tahu tas,” kata Uci Flowdea.

“Terus waktu pengacara mau berumah tangga, penyidik ​​bilang setengah gaji, gimana? Saya bilang enggak,” tegasnya.

Either way, Uci Flowdea mengaku telah dihina oleh Medina Zein. Uci kini hanya berharap keadilan setelah semua rasa sakit yang ia rasakan.

“Rp 1,3 miliar, itu bukan uangnya (masalahnya). Tapi mulutnya. Katanya nenek mengikuti gayanya. Tidak perlu mengembalikan uangnya, tidak sombong ya,” pungkas Uci Flowdea.

Simak Video “Medina Zein Juga Dihukum 6 Bulan Penjara atas Kasus Uci Flowdea”
[Gambas:Video 20detik]
(hnh/ingin)