liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Spotify mengumumkan akan melakukan PHK terhadap sekitar 6 persen dari total karyawan dan diperkirakan menanggung pesangon hingga Rp731 miliar.

Jakarta, CNNIndonesia

Spotify mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerjaPHK) menjadi sekitar 6 persen dari total tenaga kerja. Perusahaan diperkirakan akan mengeluarkan uang pesangon sekitar 35 juta-45 juta euro atau Rp 568 miliar-Rp 731 miliar (kurs rupiah Rp 16.253 per euro).

“Pada 23 Januari 2023, Spotify Technology SA (“perusahaan”) mengumumkan pengurangan basis karyawan perusahaan sekitar 6 persen di seluruh perusahaan. Perusahaan memperkirakan akan mengeluarkan biaya pesangon sekitar 35-45 juta euro, “kata Spotify dalam filing Securities and Exchange Commission (SEC), yang dikutip pada Selasa (24/1).

Dalam pernyataan di situs resminya, Spotify mengatakan PHK dilakukan karena perusahaan perlu meningkatkan efisiensi dan mengendalikan biaya di tengah tantangan ekonomi.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kalau dipikir-pikir, saya terlalu ambisius untuk berinvestasi sebelum pertumbuhan pendapatan kami. Dan untuk alasan ini, hari ini, kami mengurangi jumlah karyawan sekitar 6 persen di seluruh perusahaan,” kata CEO Spotify Daniel Ek.

Daniel menambahkan bahwa saat ini ia fokus untuk memastikan setiap karyawan yang keluar dari Spotify diperlakukan dengan adil. Karyawan yang terkena PHK akan menerima 5 bulan gaji PHK. Uang pesangon akan dihitung berdasarkan persyaratan periode pemberitahuan setempat dan masa kerja karyawan.

Selain itu, semua waktu liburan yang terkumpul dan tidak terpakai akan dibayarkan kepada karyawan mana pun yang keluar dari Spotify. Perusahaan juga akan terus menanggung biaya perawatan kesehatan bagi karyawan selama masa PHK mereka.

Nantinya, perusahaan juga akan membantu karyawan yang terkena PHK dalam proses pencarian pekerjaan baru.

Selain beberapa PHK, perusahaan juga mengumumkan bahwa sebagai bagian dari reorganisasi yang lebih luas, Chief Business Officer Content & Advertising Dawn Ostroff akan keluar dari perusahaan. Sementara Ny. Ostroff akan bertindak sebagai penasihat senior perusahaan untuk membantu memfasilitasi transisi restrukturisasi perusahaan.

Dengan reorganisasi ini, perseroan yakin akan berada pada posisi yang lebih baik di masa mendatang. Perusahaan memiliki tujuan yang ambisius dan tidak ada yang berubah dalam komitmen perusahaan untuk membangun platform komprehensif bagi pembuat konten dari semua tingkatan.

“Agar benar-benar menjadi pilihan bagi kreator, kami perlu terus menyempurnakan alat dan teknologi kami, mengeksplorasi cara baru untuk membantu kreator berinteraksi dengan audiens, mengembangkan karier, dan memonetisasi karya mereka,” kata Daniel.

[Gambas:Video CNN]

(fby/sfr)