liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Perencana keuangan mengingatkan berhenti membayar premi asuransi seperti Indra Bekti bisa mengilangkan manfaat polis.

Jakarta, CNNIndonesia

Kasus klaim gagal Pertanggungan dialami oleh pembawa acara Bekti Indra baru-baru ini menjadi fokus. Ia dilarikan ke rumah sakit setelah pingsan saat menghadiri suatu acara, kemudian mendapat perawatan medis berupa operasi dan dirawat secara intensif.

Setelah itu, Aldila Jelita selaku istri Indra Bekti tiba-tiba membuka donasi untuk pengobatan suaminya. Pasalnya, biaya pengobatan disebut-sebut mencapai Rp 1 miliar, dan sayangnya ia gagal mengklaim asuransi.

Setelah bangun dari koma, Indra Bekti baru-baru ini menjelaskan bahwa sebelum menikah ia memiliki asuransi. Namun, setelah menikah berhenti dan saya tidak pernah membayar premi lagi.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Sebelum menikah dengan Dila, sebenarnya saya punya asuransi. Tapi setelah menikah, mungkin saya lupa memberi tahu Dila soal ini. Jadi berhenti sebelum wabah kalau tidak salah,” katanya dalam acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Kamis ( 2/3 ).

Perencana keuangan Partner Planning Education (MRE) Andi Nugroho mengungkapkan, semua perusahaan asuransi memiliki kebijakan terkait penundaan pembayaran premi bulanan nasabahnya.

Ada pihak yang memberikan batas toleransi untuk menunda pembayaran premi setelah masa jatuh tempo sekitar satu bulan atau 45 hari atau satu tahun dengan risiko denda atau bunga saat membayar.

“Masa toleransi bagi nasabah untuk membayar premi disebut masa tenggang,” katanya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (3/3).

Selama masa tenggang ini atau setelah berakhir, pemegang polis tidak dapat melakukan pembayaran premi, sehingga polis atau manfaat dari asuransi tidak dapat digunakan.

“Misalnya dalam waktu 45 hari setelah tanggal kadaluarsa nasabah belum melakukan pembayaran premi, maka polis akan dibekukan atau kadaluarsa secara teknis, sehingga uang pertanggungan tidak akan dibayarkan saat melakukan klaim,” ujarnya. .

Ia menjelaskan, jika pemegang polis tidak membayar premi atau tetap menunggak setelah lewat batas waktu toleransi, maka ada dua kemungkinan yang bisa terjadi tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

Ada perusahaan yang masih mengizinkan pemegang polis untuk melanjutkan asuransinya asalkan membayar semua premi yang belum dibayar, yang terkadang ditambah dengan bunga atau denda. Beberapa juga secara otomatis menganggap asuransi pelanggan batal karena melebihi waktu toleransi keterlambatan pembayaran.

“Kemungkinan nasabah juga akan diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu dan waktu keterlambatan tidak melebihi 12 bulan dari tanggal kadaluarsa,” ujarnya.

“Kalau premi tunggakan lebih dari 12 bulan, maka polis dianggap kadaluarsa alias kontraknya sudah tidak berlaku lagi. Sehingga nasabah harus membuat yang baru,” imbuhnya.

Merujuk pada kasus Indra Bekti yang sudah lebih dari 3 tahun tidak melakukan pembayaran, ada kemungkinan asuransi artis sebelum menikah akan disita, sehingga tidak bisa diklaim atau diuntungkan. Jadi, jika ingin terhindar dari masalah yang sama, jangan lupa untuk rutin membayar premi.

[Gambas:Youtube]

(ldy/pta)

[Gambas:Video CNN]