liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Ferdy Sambo dituntut penjara seumur hidup dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang merupakan ajudannya sendiri.

Jakarta, CNNIndonesia

Mantan Kabag Propam Polri Freddy Sambo dituntut hukuman seumur hidup dalam kasus pembunuhan berencana alias Nofriansyah Yosua Hutabarat Brigadir J.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan Sambo terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

“Menjatuhkan pidana penjara seumur hidup kepada terdakwa Ferdy Sambo,” kata JPU saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/1).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Sambo dinilai terbukti melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Jaksa Penuntut Umum mengungkapkan, yang menjatuhkan Sambo adalah hilangnya nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat dan duka mendalam bagi keluarga korban.

Terdakwa berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya untuk bersaksi di persidangan. Belakangan, aksi Sambo menimbulkan keresahan di masyarakat, mendiskreditkan Polri, dan melibatkan banyak aparat.

Meski tidak ada keringanan untuk Sambo.

Dalam kasus ini, Sambo juga dituding menghalang-halangi proses peradilan atas rencana pembunuhan Brigadir J.

Ferdy Sambo bersama Putri Candrawati, Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Ricky Rizal atau Bripka RR, dan Kuat Ma’ruf dijerat dengan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Mereka dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pembunuhan Briptu J terjadi pada Jumat, 8 Juli 2022 di rumah dinas Sambo nomor 46 yang terletak di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dalam surat dakwaan, Bharada E dan Sambo dikatakan telah menembak Brigadir J.

Diduga latar belakang pembunuhan itu karena Putri dilecehkan oleh Brigjen J saat berada di Magelang, Jawa Tengah pada Kamis, 7 Juli 2022. Klaim tersebut dibantah pihak keluarga Brigjen J.

Sebelumnya, terdakwa Kuat Ma’ruf dan Ricky Rizal divonis delapan tahun penjara.

(lna/tsa)

[Gambas:Video CNN]