liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Ramalan Wajah Ferdi Sambo saat Menua di Penjara


Jakarta

Kasus pembunuhan Briptu Yosua Hutabarat yang melibatkan beberapa nama, salah satunya Ferdy Sambo, menjadi perhatian publik. Berbulan-bulan publik disuguhi berbagai informasi dari sebuah kasus yang mencoreng nama baik salah satu instansi pemerintah.

Kini Ferdy Sambo juga dijerat hukuman seumur hidup dalam sidang yang digelar baru-baru ini. Eks Kadiv Propam Polri diduga melakukan pembunuhan berencana dan menghilangkan barang bukti setelah melakukan kejahatan tersebut.

Jauh sebelum dakwaan dibacakan, massa disuguhi gambar rekayasa yang dibuat oleh artis Agan Harahap dari Ferdy Sambo yang sudah tua mengenakan setelan penjara oranye.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Karya tersebut pun sempat membuat heboh dunia maya dan menjadi topik perbincangan di kalangan netizen yang ‘masih’ memperhatikan perkembangan kasus pembunuhan tersebut. Dalam keterangannya, dia menulis 30 tahun kemudian seolah-olah itu adalah situasi seorang penegak hukum yang terlibat dalam pelanggaran serius di masa lalu.

Dalam keterangan foto tersebut, kata ganti ‘aku’ yang digunakan Agan Harahap merupakan personifikasi dirinya sebagai jurnalis.

Agan berpura-pura menjadi jurnalis yang memotret area pusat penahanan dan Anda dapat melihat seorang lelaki tua mengoceh tentang harga dirinya berulang kali. Bahkan, katanya orang tua itu mengalami gangguan jiwa.

Dalam persidangan, Ferdy Sambo divonis penjara seumur hidup sementara istrinya Putri Candrawati divonis 8 tahun penjara.

“Menurut majelis hakim PN Jaksel yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan menyatakan Terdakwa Ferdy Sambo bersalah dengan sengaja dan sengaja menghilangkan nyawa orang lain,” kata JPU saat membacakan tuntutan terhadap Sambo. .

“Kirimkan hukuman terhadap Ferdy Sambo dengan penjara seumur hidup,” tambahnya.

Sambo dinilai JPU melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 1 KUHP. Sambo juga diduga melanggar Pasal 49 jo Pasal 33 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat 1 1 KUHP.

Jaksa menganggap tidak ada alasan untuk memaafkan atau membenarkan tindakan Sambo. Jaksa menyatakan Sambo harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Terdakwa Ferdy Sambo dapat dipertanggungjawabkan secara pidana,” kata JPU.

Tonton Video “Ketika Jaksa Mengutip Ayat Alkitab Sebelum Menuntut Sambo Di Penjara Seumur Hidup”
[Gambas:Video 20detik]
(pantat/pus)