liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto buka suara soal penentukan sosok cawapres yang akan mendampinginya dalam Pilpres 2024.

Jakarta, CNNIndonesia

Ketua Pesta menggiling Prabowo Subianto mengaku akan menentukan calon wakil presiden untuk Pilpres 2024 tepat waktu.

Pemilihan calon wakil presiden yang akan mendampinginya akan dilakukan bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang telah berkoalisi dengan Gerindra.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Dari proses politik akan ditentukan waktunya. Kami beraliansi dengan PKB, jadi kami akan mengambil keputusan bersama dengan PKB,” kata Prabowo di kantor Badan Pemenangan Presiden DPP Partai Gerindra, Slipi, Barat. Jakarta, Sabtu (7/1).

“Jadi kombinasi kita, saya pasti akan mencarikan hasil yang terbaik untuk rakyat,” lanjutnya.

Prabowo pun mengaku kerap melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

“Pertemuan antar pimpinan sering terjadi nanti, akan kami usahakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan Koalisi Kebangkitan Besar Indonesia terbuka untuk berkoalisi dengan partai politik manapun.

“Kami terbuka untuk semua pihak,” katanya.

Partai Gerindra memilih mengembalikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2024.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, sejauh ini ada dua poros koalisi partai menghadapi Pilpres 2024 yang telah dideklarasikan, yaitu Gabungan Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN, dan PPP.

Kemudian Gabungan Kebangkitan Indonesia Raya yang berhadapan dengan Gerindra dan PKB. Sedangkan NasDem yang mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024 hanya melakukan penjajakan dengan Demokrat dan UKM.

PDIP sebagai partai pemenang pemilu 2019 dan juga partai yang bisa mengusung capres dan cawapres belum memutuskan untuk berkoalisi dengan parpol lain.

(lna/chri)