Walikota Solo, Gibran Rakabuming, membenarkan kehadiran bos Manchester City, Sheikh Mansour, ke Kota Solo, Senin (14/11/22) lalu. Ternyata, sebelum Sheikh Mansour ke Solo, rombongan pemilik Persis Solo sudah berkunjung ke markas Manchester City. Sheikh Mansour datang bersama presiden Uni Emirat Arab (UEA), Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Rombongan ini datang untuk peresmian masjid megah di Solo bernama Masjid Raya Sheikh Zayed.

Baca selengkapnya: Main game dapat banyak hadiah, penasaran? Klik disini

Masjid yang mampu menampung 10 ribu orang itu merupakan hadiah dari Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Peresmian turut diserbu warga Solo, termasuk awak media. Namun, saat peresmian itu, tak ada yang sadar bahwa bos Manchester City ada dalam rombongan. Sheikh Mansour tak dikenali karena menggunakan jubah putih, sama seperti rombongan lainnya. Publik Solo baru menyadari kehadiran Sheikh Mansour setelah nama yang ada dalam daftar rombongan presiden UEA tersebar. Dari deretan daftar itu, terselip nama Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan. Baca Juga Rasiman Beberkan Alasan Rotasi Pemain Persis Solo saat Hadapi Klub Singapura Awak media pun coba mengonfirmasi kepada Gibran. Ternyata memang benar, Sheikh Mansour tak sekadar ikut peresmian ke masjid, namun juga ikut saat makan di rumah Presiden Joko Widodo. “Iya, Sheikh Mansour itu adiknya pak presiden (UEA),” kata Gibran, Rabu (16/11/22). Ternyata, sebelum Sheikh Mansour datang ke Solo, bos-bos Persis Solo sudah lebih dahulu berangkat ke markas Manchester City, 2 Oktober lalu. Baca Juga Tantang Klub Singapura, Persis Solo Siap Maksimalkan Bek Blasteran Brasil Gibran sendiri menjelaskan bahwa kehadiran Persis Solo di markas Manchester City bukan sekadar untuk jalan-jalan. Kaesang Pangarep dkk. berupaya agar kedua pihak bisa berkolaborasi. “Pemilik-pemilik Persis Solo pada waktu pertandingan derby Manchester pada ke sana semua, untuk belajar beberapa hal dan membahas potensi-potensi kolaborasi,” ujar Gibran.