liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Neraca perdagangan barang Indonesia surplus sebesar US$54,46 miliar atau Rp818,2 triliun (asumsi kurs Rp15.025 per dolar AS) sepanjang 2022.

Jakarta, CNNIndonesia

Neraca perdagangan barang Indonesia kelebihan sebesar US$54,46 miliar atau Rp818,2 triliun (asumsi kurs Rp15.025 per dolar AS) sepanjang tahun 2022. Namun, Indonesia masih mengalami defisit dibandingkan tiga negara mitra dagang di tengah kinerja positif tersebut.

“Tiga negara dengan defisit neraca perdagangan nonmigas terbesar sepanjang 2022, yakni Australia, Thailand, dan China,” kata Kepala BPS Margo Yuwono, Senin (16/1).

Berdasarkan data BPS, defisit perdagangan Indonesia dengan Australia mencapai US$ 6 miliar. Pasalnya, nilai impor dari dalam negeri mencapai US$9,23 miliar, lebih tinggi dari nilai ekspor sepanjang tahun yang hanya US$3,22 miliar.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Komoditas penyumbang defisit terbesar Australia adalah bahan bakar mineral US$1,93 miliar, biji-bijian US$1,72 miliar, dan bijih logam, terak dan abu US$880 juta.

Defisit perdagangan terbesar kedua dengan Thailand senilai US$3,96 miliar. Nilai impor Indonesia dari Negeri Gajah Putih itu mencapai US$10,85 miliar dan ekspornya hanya US$6,89 miliar.

Komoditas pendukung berupa plastik dan barang dari plastik US$1,30 miliar, gula dan kembang gula US$1,19 miliar, dan mesin/mekanik pesawat terbang US$1,17 miliar.

Ketiga, defisit dengan China sebesar US$3,61 miliar, dimana impor mencapai US$67,16 miliar dan ekspor hanya US$63,55 miliar.

“Defisit terbesar dengan China ada pada komoditas mesin mekanik/pesawat, mesin/peralatan listrik, serta plastik dan barang dari plastik,” jelasnya.

Sedangkan tiga negara penyumbang surplus terbesar sepanjang 2022 adalah Amerika Serikat sebesar US$18,89 miliar, India sebesar US$16,16 miliar, dan Filipina sebesar US$11,41 miliar.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/dzu)