liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86


Jakarta

Ndarboy Genk mencoba mengingat kembali kenangan masa lalunya sebelum menjadi terkenal. Dia mengaku sombong.

Momen itu terjadi saat dirinya belum memasuki belantika musik Tanah Air. Pemilik nama asli Daru ini mengaku pernah menjadi penjual angkringan dan dipandang rendah oleh orang lain.

“Sebagai penjual angkringan, orang memandang rendah saya, tapi saya selalu bilang, ‘hati-hati kalau jadi artis'”, kata Ndarboy Genk baru-baru ini.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Ndarboy Genk mengaku pernah naif. Dia sering bertindak sombong meskipun tidak memiliki apa-apa sebelumnya.

Dia mengakui itu sambil mencoba mengingat masa mudanya.

“Dulu saya naif, bahkan sombong, padahal tidak jadi apa-apa,” lanjutnya.

Meski begitu sekarang dia merasa dia bukan artis yang hebat. Bahkan, namanya kerap disebut orang sebagai musisi daerah berbakat.

Ndarboy Genk merasa dirinya kini bukan apa-apa. Tegasnya, selama ini ia hanya ingin menjadi musisi yang menciptakan karya-karya menarik bagi para penggemarnya.

“Namun setelah menjadi seniman, saya tidak pernah menganggap diri saya seniman. Saya ingin menjadi seniman yang terus berkarya, memberikan karya terbaik dan menghibur,” jelas Ndarboy Genk.

Maklum, nama Ndarboy Genk semakin mencuat sejak musik dangdut daerah mencuat ke publik.

Pelantun Mendung Tanpo Lagi itu kerap mengisi panggung di festival musik dan memiliki banyak penggemar.

Tonton Video “Lagu Bahasa Daerah Lebih Cerah dan Viral di Media Sosial”
[Gambas:Video 20detik]
(babi/nu2)