liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
NASA x Boeing Bikin Pesawat Baru, Siap Angkut Penumpang 2030-an


Jakarta

Teknologi penerbangan komersial yang diklaim lebih ramah lingkungan mungkin akan segera hadir. NASA dan Boeing sedang mengerjakannya.

Dilansir CNN, Kamis (19/1/2023), dalam proyek Sustainable Flight Demonstran mereka sedang membangun, menguji, dan menerbangkan pesawat lorong tunggal beremisi rendah. Dekade ini adalah rentang operasi.

“Tujuan kami adalah untuk memproduksi dan menguji pesawat demonstrasi skala penuh yang akan membantu menghasilkan pesawat komersial yang lebih hemat bahan bakar di masa depan. Jika berhasil, teknologi ini akan diluncurkan pada tahun 2030-an,” kata Administrator NASA Bill Nelson.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Penerbangan uji pertama dari pesawat eksperimental ini adalah pada tahun 2028. Targetnya adalah teknologi tersebut dapat melayani sekitar 50% pasar komersial melalui pesawat lorong tunggal, jarak pendek hingga menengah.

Saat ini, sebagian besar maskapai mengandalkan pesawat lorong tunggal. Itu menyumbang hampir setengah dari emisi penerbangan di seluruh dunia, menurut NASA.

Mengembangkan teknologi baru untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dapat mendukung tujuan pemerintahan Biden untuk mencapai emisi karbon penerbangan nol bersih pada tahun 2050, sebagaimana tercantum dalam Rencana Aksi Iklim Penerbangan AS.

Boeing memperkirakan bahwa permintaan pesawat lorong tunggal baru akan meningkat sebanyak 40.000 pesawat antara tahun 2035 dan 2050.

Desain yang sedang dikerjakan oleh NASA dan Boeing dapat mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi hingga 30% dibandingkan dengan pesawat paling efisien saat ini, menurut agensi tersebut.

Konsep ini disebut Transonic Truss-Braced Wing. Teknologi ini mengandalkan sayap tipis dan memanjang yang distabilkan oleh penyangga diagonal yang menghubungkan sayap ke pesawat.

Bentuk desainnya menciptakan hambatan yang lebih sedikit, yang berarti membakar lebih sedikit bahan bakar. Demonstrasi Penerbangan Berkelanjutan juga akan menggabungkan teknologi penerbangan ramah lingkungan lainnya.

Kemitraan tersebut, didukung oleh Funded Space Act Agreement, didanai sebesar USD 425 juta dari NASA selama tujuh tahun. Boeing dan mitranya menyumbang USD 725 juta.

Simak Video “Spesifikasi Pesawat Air Force One Yang Dibawa Joe Biden ke KTT G20 Bali”
[Gambas:Video 20detik]
(msl/wsw)