liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Ladies Wajib Catat! 5 Buah Ini Diyakini Bikin Miss V Cepat Basah saat Bercinta


Jakarta

Saat bercinta, wanita berharap bisa merasakan klimaks kenikmatan bersama pasangannya. Pada titik ini, beberapa wanita mungkin mengalami keluarnya cairan bening dan tidak kental. Fenomena ini dikenal sebagai muncrat.

Dikutip dari Insider, muncrat terjadi sebagai respon wanita terhadap kenikmatan yang didapatnya. Namun, tidak semua wanita bisa mengalami ejakulasi. Squirting berbeda dengan cairan bening yang keluar dari vagina saat wanita terangsang.

Penelitian menunjukkan bahwa cairan yang disemprotkan berasal dari kandung kemih. Saat disemprotkan, cairan ejakulasi tidak berbau dan bisa terjadi sebelum, selama, atau setelah orgasme. Squirting berhubungan dengan kelenjar spons uretra yang tertanam di dinding vagina. Kelenjar ini, disebut skene, merupakan bagian dari proses buang air kecil.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Penelitian yang dilakukan oleh seksolog Dr. Zlatko Pastor pada tahun 2013 memperkirakan 10-54 persen wanita memiliki kemampuan ejakulasi. Studi lain menunjukkan adanya bahan kimia dalam cairan ejakulasi yang juga ada dalam urin. Selain itu, antigen spesifik prostat (PSA) juga ditemukan dalam cairan. PSA adalah bahan kimia yang ditemukan dalam air mani yang membuat beberapa peneliti menyebut ejakulasi sebagai “ejakulasi wanita”. Namun, peneliti seks dari Kinsey Institute Justin Lehmiller mengatakan bahwa squirting dan ejakulasi wanita adalah dua proses tubuh yang berbeda.

Beberapa peneliti menulis bahwa wanita mungkin secara tidak sengaja mengeluarkan urin saat berhubungan seksual yang bercampur dengan cairan vagina. Menurut peneliti seks Universitas New York Zhana Vrangalova, jumlah urin yang dikeluarkan tergantung pada tingkat hidrasi wanita dan kapan dia terakhir kali buang air kecil.

Dikutip dari BBC, wanita yang mengalami ejakulasi mengatakan membutuhkan bantuan pasangan untuk terlebih dahulu merangsang G-spot, sekitar 5-8 cm di dalam vagina. Mainan seks juga bisa membantu wanita mengalami ejakulasi saat ‘bermain’ sendirian.

“Jika saya terus menggunakan vibrator setelah saya mencapai klimaks, itu bisa membuat saya ejakulasi. Sensasinya intens, hampir menyenangkan. Saya harus menahan rasa ingin buang air kecil,” kata Daphne kepada BBC.

Tonton Video “Mengenal Teknologi Chip ‘Vagina’: Cara Kerjanya Seperti Ini”
[Gambas:Video 20detik]
(suk/suk)