Gerindra dan PKB belum menemukan kata sepakat soal koalisi Pilpres. Kedua partai sama-sama ngotot mengusung ketua umumnya sebagai calon presiden.


Jakarta, CNNIndonesia

Gabungan Indonesia Raya pun dimulai Pesta menggiling dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak lanjut karena keputusan soal capres alias capres calon presiden belum menemukan titik temu.

Ketua PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan, kedua partai masih bertekad untuk memajukan capres. Menurut Cak Imin, selain PKB ingin mengembangkan diri, Gerindra juga ngotot mengusulkan pemimpin umumnya, Prabowo Subianto.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Belum [sepakat]. Kita akan duduk bersama, karena sampai saat ini masing-masing ngotot ingin jadi capres,” ujarnya di kantor DPP PKB, Senin (21/11).

Cak Imin mengatakan, keputusan PKB untuk mencalonkan dirinya sebagai calon presiden merupakan hasil akhir partai. Jika Anda ingin mengubah apa yang dia katakan, Anda harus kembali ke Muktamar.

Namun, kata dia, PKB tetap akan mempertimbangkan data di lapangan termasuk hasil survei. Ia memastikan partainya realistis soal pencalonan itu.

“Semua faktor harus diperhitungkan. Akhir kesimpulan akan disesuaikan nanti. PKB harus realistis dan sebagainya,” ujarnya.

Deklarasi Calon Presiden

Cak Imin belum bisa memastikan Gabungan Indonesia Raya akan mengumumkan calon presiden. Namun, dia memberikan tenggat waktu setidaknya akhir tahun 2022.

Saat ini, kata dia, koalisi juga sedang menunggu kabar koalisi lain yang ingin bergabung. Cak Imin enggan menyebut partai itu. Menurutnya, pengiriman akan dilakukan tepat waktu.

“Ya, pada dasarnya pilihan ini harus kita ambil di saat yang tepat. Dan pembahasannya belum selesai. Keduanya belum sepakat secara internal, untuk capres,” ujar Wakil Ketua DPR itu.

Secara terpisah, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan partainya telah memberikan tenggat waktu untuk mengumumkan penetapan calon presiden gabungan dari PKB paling lambat akhir 2022 hingga awal 2023.

Muzani membenarkan hingga saat ini kedua pihak belum menyepakati calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung koalisi. Dia mengatakan, keputusan calon presiden koalisi masih perlu diputuskan bersama antara Prabowo dan Cak Imin.

“Saya kira antara akhir dan awal tahun itu batas yang baik menurut saya,” kata Muzani di kompleks parlemen.

(thr/wis)

[Gambas:Video CNN]