liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Manchester City mewaspadai ancaman RB Leipzig jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (15/3) dini hari WIB.

Jakarta, CNNIndonesia

Manchester City Waspadai ancaman RB Leipzig jelang leg kedua babak 16 besar Liga ChampionsRabu (15/3) dini hari WIB.

Guardiola menganggap RB Leipzig sebagai lawan yang harus diwaspadai. Hasil imbang 1-1 pada leg pertama di Jerman menjadi indikasi bahwa RB Leipzig adalah kekuatan yang tidak bisa diremehkan.

“Mereka sangat agresif dalam menggunakan tekanan tinggi dan memiliki cara membangun serangan yang luar biasa dari posisi penjaga gawang,” kata Guardiola dalam sesi jumpa pers dikutip dari laman Liga Champions.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Guardiola menilai RB Leipzig memiliki keunggulan serangan jarak jauh yang juga menggunakan full-back.

“Delapan di dalam, dan dua bek sayap yang brilian. Jika kita menutup pertahanan di lini tengah, mereka akan mendapatkan bola melalui belakang.”

“Sementara itu, jika kami menutup lapangan, mereka akan memiliki lebih banyak pemain di tengah lapangan. Sangat sulit untuk mengontrol permainan dan kami harus memiliki tempo yang tepat untuk menekan,” ujar Guardiola.

Guardiola juga membahas beban yang dialami Manchester City setiap kali bermain di Liga Champions. Setelah sukses merajai Liga Inggris dalam satu dekade terakhir, Man City masih belum mampu mengangkat trofi Liga Champions.

Guardiola sadar, mengejar gelar Liga Champions masih menjadi misi utama. Namun ia tidak lupa bahwa masih banyak tim hebat lainnya yang juga memiliki ambisi yang sama.

“[Memenangkan trofi] Itu sebabnya kami di sini. Saya tidak tahu apakah ada tim atau pelatih yang tidak berusaha memenangkan pertandingan. Semua orang ingin memenangkannya. Tidak ada pengecualian,” kata Guardiola.

“Sangat bagus di awal musim kami menjadi kandidat utama, favorit utama di kompetisi ini. Tapi kenyataannya adalah 95 menit di lapangan. Leipzig, setelah hasil imbang di pertandingan pertama sebelum pertandingan, mereka adalah tim yang sangat bagus,” kata pelatih asal Spanyol itu.

[Gambas:Video CNN]

(ptr)