liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan penyusunan Raperda ini merupakan bentuk tindakan tegas untuk kelompok LGBT di Makassar.

Makasar, CNN Indonesia

DPRD Makassar sedang mengusulkan rancangan peraturan daerah (Raperda) pada tahun 2023 tentang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

Peraturan tersebut akan membatasi kelompok LGBT untuk melakukan kampanye terbuka di Makassar, Sulawesi Selatan.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, Raperda ini merupakan bentuk penindakan tegas terhadap kaum LGBT di Makassar.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kami perlu konfirmasi soal itu (LGBT),” ujar pria yang akrab disapa Danny, Minggu (8/1).

Danny mengatakan, kelompok LGBT tidak akan mendapat tempat di Makassar. Dia melihat usulan Raperda LGBT oleh DPRD Makassar sebagai bentuk keseriusan dalam menangkal LGBT.

“Dari sisi agama dan negara, perlu ada penegasan. Bahkan di negara pun, LGBT tidak diakui, sehingga hal ini perlu kita perjelas lagi,” ujarnya.

Walikota Makassar untuk dua periode ini sangat mendukung dan mengapresiasi DPRD Makassar yang mendukung pembentukan Raperda LGBT.

“Saya mengapresiasi rekan-rekan DPRD yang sudah menginisiasi perda khusus tentang LGBT,” imbuhnya.

Raperda tentang LGBT yang dicetuskan oleh Komisi D Kesejahteraan Rakyat DPRD Makassar ini akan memasuki pembahasan yang intens pada tahun 2023.

Nantinya, kelompok LGBT yang disebut dalam Raperda sebagai kelompok penyimpangan gender tidak lagi diperbolehkan berkampanye atau mengadakan kegiatan terbuka di masyarakat Makassar.

(mir/gil)

[Gambas:Video CNN]