liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Kematian COVID-19 Melonjak, Ini Doa Warga China Saat Imlek

Jakarta

Di tahun ketiga pandemi COVID-19 ini, warga Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek pada Minggu (22/1/2022) dengan harapan agar selalu diberikan kesehatan. Perayaan Tahun Baru Imlek berlangsung di tengah lonjakan mendadak kematian akibat COVID-19.

Antrean antre di depan Kuil Tua Beijing yang sempat ditutup berulang kali sebelum pelonggaran aturan COVID-19 pada Desember 2022. Ribuan orang terlihat mengantri untuk mendapat giliran salat.

Seorang warga Beijing bernama Fang (57), misalnya. Dia berdoa agar tahun kelinci membawa ‘kesehatan untuk semua’.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Saya kira gelombang pandemi ini sudah berakhir,” kata Fang seperti dikutip Reuters, Senin (23/1/2023).

“Saya tidak terinfeksi virus (COVID-19), tetapi suami saya dan semua orang di keluarga saya. Saya masih berpikir penting untuk melindungi diri saya sendiri,” lanjutnya.

Sebelumnya, pejabat melaporkan hampir 13.000 kematian terkait COVID di rumah sakit antara 13 dan 19 Januari, menambah hampir 60.000 pada bulan sebelumnya. Pakar kesehatan China mengatakan gelombang infeksi di seluruh negeri telah mencapai puncaknya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China memperbarui jumlah kematian di tengah keraguan tentang transparansi data di Beijing. Selain itu, jumlah kematian sebelumnya terlalu rendah menurut standar global.

Kasus Kematian Melonjak

Zero-COVID yang bergema pada 7 Desember 2022 merupakan respon atas protes warga China terhadap pembatasan dan pembatasan yang ketat. Akibatnya, rumah sakit dan rumah duka kewalahan setelah aturan itu diberlakukan.

Jumlah korban tewas yang dilaporkan otoritas China tidak termasuk mereka yang meninggal di rumah. Selain itu, beberapa dokter mengatakan mereka tidak disarankan untuk mencantumkan COVID-19 pada akta kematian.

Pengeluaran rumah duka untuk belanja kantong jenazah dan oven kremasi juga meningkat di berbagai wilayah China.

Beberapa ahli memperkirakan akan ada lebih dari 1 juta kematian tahun ini. Sementara itu, perusahaan data kesehatan Airfinity yang berbasis di Inggris memperkirakan bahwa COVID-19 akan membunuh 36.000 warga China setiap hari.

Saat jutaan pekerja migran pulang kampung untuk merayakan Tahun Baru Imlek, para ahli kesehatan sangat prihatin dengan orang-orang yang tinggal di daerah pedesaan. Ini karena fasilitas medis di pedesaan lebih buruk daripada di daerah pesisir.

Surat kabar resmi People’s Daily dari Partai Komunis China melaporkan bahwa sekitar 110 juta perjalanan penumpang kereta dilakukan selama 7-21 Januari. Angka itu naik 28 persen dari tahun ke tahun.

LANJUT: Mobilitas warga saat Imlek