liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Insiden Pesawat Jatuh di Nepal Sudah Berulang Kali Terjadi


Jakarta

Sebuah pesawat Yeti Airlines jatuh di Nepal pada Minggu (15/1/2023). Sebelumnya, pesawat jatuh beberapa kali di Nepal.

Pesawat Yeti Airlines tipe ATR 72 mengalami kecelakaan saat hendak mendarat di Bandara Pokhara. Pesawat yang terbang dari Kathmandu itu membawa 72 orang, 68 penumpang, dan 4 awak pesawat.

Hingga berita ini diturunkan, tim evakuasi hanya menemukan 16 korban tewas. Sementara itu, keadaan pesawat telah hancur berkeping-keping disertai kobaran api dan asap yang mengepul.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Kecelakaan pesawat di Nepal bukanlah yang pertama kali terjadi. Tahun lalu, tepatnya pada 22 Mei, pesawat Tara Air mengalami kecelakaan. 22 penumpang tewas dalam insiden itu.

Puing-puing maskapai lokal Nepal, Tara Air, ditemukan di pegunungan setempat. Dilaporkan pesawat yang membawa 22 orang itu hilang kontak sejak Minggu (29/5) waktu setempat. Foto: Melalui REUTERS/Fishtail Air Pvt Ltd

Lalu pada Maret 2018 lalu, terjadi juga kecelakaan saat pesawat Bangla Airlines hendak mendarat di Bandara Kathmandu. Saat itu, 51 penumpang dilaporkan meninggal dunia.

Menurut catatan Aviation Safety Network, kecelakaan Tara Air merupakan kecelakaan pesawat ke-19 di Nepal dalam 10 tahun terakhir. Kecelakaan itu juga merupakan insiden fatal ke-10 di Nepal pada periode yang sama.

Wilayah udara Nepal terkenal berbahaya. Ada 8 dari 14 gunung tertinggi di dunia termasuk Everest.

Jenis medan ini menyulitkan navigasi pesawat, terutama dalam cuaca buruk. Nepal sendiri sering mengalami perubahan cuaca yang ekstrim.

Situasi semakin parah karena penerbangan ke sana hanya bisa dilakukan dengan pesawat kecil yang mampu menjangkau lokasi terpencil dan pegunungan. Menurut laporan Otoritas Penerbangan Sipil, pesawat dengan 19 kursi akan lebih rentan terhadap kecelakaan.

Tonton Video “Momen-momen Pesawat Pribadi Austria Jatuh di Laut Latvia”
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)