liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Hari penyandang disabilitas diperingati setiap 3 Desember. WHO pada tahun ini mengusung tema inklusivitas dan transformatif.


Jakarta, CNNIndonesia

Hari Rakyat disabilitas Dirayakan secara internasional pada tanggal 3 Desember setiap tahun. Tak terkecuali hari ini, Sabtu (12/3).

Mengutip situs resmi World Health Organization (WHO), tema yang diangkat tahun ini adalah “Solusi transformatif untuk pembangunan inklusif: peran inovasi dalam mendorong dunia yang mudah diakses dan adil.”

Cacat Internasional tidak hanya dirayakan bagi mereka yang memiliki keterbatasan. Hari ini juga diperingati untuk menuntut hak dan kesejahteraan para penyandang disabilitas.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Tentunya hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang situasi penyandang disabilitas dalam segala aspek kehidupan politik, sosial, ekonomi dan budaya.

“WHO bergabung dalam upaya ini untuk memperkuat pentingnya menjamin hak-hak penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat berpartisipasi secara penuh, setara dan efektif dalam masyarakat dengan orang lain, dan tidak menghadapi hambatan dalam semua aspek kehidupan mereka,” demikian pernyataan WHO yang dikutip. .

Selain itu, setidaknya satu miliar orang yang hidup dengan disabilitas menghadapi banyak hambatan terhadap inklusi dalam banyak aspek utama masyarakat.

Akibatnya, penyandang disabilitas tidak menikmati akses ke masyarakat atas dasar kesetaraan dengan orang lain. Kesetaraan ini, menurut laman Awareness Day, meliputi bidang transportasi, pekerjaan dan pendidikan serta partisipasi sosial dan politik.

Hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan publik sangat penting untuk menciptakan demokrasi yang stabil, kewarganegaraan yang aktif, dan mengurangi ketidaksetaraan dalam masyarakat.

Untuk itu, melalui perayaan Hari Penyandang Disabilitas, penting untuk mendorong pemberdayaan, dan membantu menciptakan peluang nyata bagi para penyandang disabilitas.

Hal ini juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas mereka sendiri dan mendukung mereka dalam menetapkan prioritas mereka sendiri. Pemberdayaan melibatkan investasi pada orang-orang dalam pekerjaan, kesehatan, gizi, pendidikan dan perlindungan sosial.

“Ketika orang diberdayakan mereka lebih siap untuk memanfaatkan peluang, mereka menjadi agen perubahan dan lebih siap menerima tanggung jawab sipil mereka,” kata pernyataan Hari Kesadaran.

[Gambas:Video CNN]

(II)