liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Hadapi Kedatangan Turis China, Singapura Perketat Pemakaian APD


Jakarta

Singapura sudah menyiapkan kuda untuk menyambut kedatangan turis China. Pemerintah mewajibkan petugas bandara menggunakan APD.

Singapura tampaknya mewaspadai turis China yang kembali ke negara itu. Mereka mengizinkan turis Tiongkok masuk tetapi tetap tidak mau ketinggalan penyebaran COVID-19.

Menteri Perhubungan Singapura S Iswaran mengungkapkan, pemerintah Singapura terus memantau perkembangan situasi global COVID-19. Hal itu dikatakannya di depan parlemen, Senin (9/1/2023).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Untuk memerangi penyebaran COVID-19, persyaratan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) telah ditingkatkan bagi seluruh pegawai Bandara Changi dalam menangani penumpang dan menjaga kebersihan.

“Sepanjang proses ini, prioritas kami adalah melindungi kesehatan karyawan maskapai, pelancong, dan masyarakat luas,” kata Iswaran seperti dikutip dari Channel News Asia.

“Pemangku kepentingan komunitas penerbangan Changi juga melakukan upaya bersama untuk memastikan pekerja bandara terlindungi dengan baik dengan selalu memperbarui vaksinasi mereka,” tambahnya.

Pekerja bandara akan mendapatkan suntikan booster yang tersedia di Bandara Changi Raffles Medical Clinic Terminal 3.

“Sampai saat ini hampir 100 persen pekerja telah mendapatkan perlindungan minimal yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, dan sekitar setengahnya telah mendapatkan perlindungan terbaru,” ujarnya.

Seperti diketahui, mulai 8 Januari 2023 China melonggarkan perbatasannya di mana warganya dapat bepergian dengan bebas baik di dalam maupun di luar negeri. Meskipun demikian, beberapa negara telah memilih untuk bersiap menghadapi kemungkinan penyebaran COVID-19, yang kasusnya kini kembali meningkat di China. Negara-negara yang memperketat aturan masuk bagi turis China antara lain Amerika Serikat, Kanada, India, Australia, Maroko, dan Thailand.

Tonton Video “Kenapa Indonesia Tak Butuh Turis China Negatif Covid-19”
[Gambas:Video 20detik]
(pin/perempuan)