liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Fakta Golongan Darah AB, Benarkah Lebih Rentan Sakit Jantung?


Jakarta

Golongan darah umumnya diturunkan secara genetik dari orang tua. Tidak hanya kepribadian, golongan darah juga menggambarkan penyakit yang rentan dialami seseorang. Khusus untuk fakta golongan darah AB, para ahli medis menemukan bahwa mereka yang memiliki golongan ini lebih mungkin mengalami gangguan kognitif.

Ada empat jenis golongan darah yaitu A, B, O, dan AB. Selain itu, komponen antigen dalam darah menentukan faktor rhesus (Rh) yang dimiliki seseorang. Jika darah mengandung faktor rhesus (Rh), golongan darah diklasifikasikan sebagai positif. Dan sebaliknya.

Tipe AB bisa terbentuk dari kedua orang tua yang mewarisi gen A dan B. Golongan darah ini langka di seluruh dunia. Di Amerika saja, golongan darah AB negatif hanya dimiliki satu dari 100 orang, sedangkan AB positif dimiliki oleh satu dari 25 orang.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Fakta golongan darah AB

Terkait masalah kesehatan, golongan darah AB berisiko mengalami beberapa penyakit kronis. Berikut kutipan dari Medical News Today dan Web MD:

1. Gangguan Kognitif

Menurut penulis studi baru-baru ini yang dipimpin oleh Dr. Mary Cushman dari Fakultas Kedokteran Universitas Vermont di Burlington, orang dengan golongan darah AB 82 persen lebih mungkin mengalami masalah pemikiran dan ingatan yang dapat menyebabkan demensia.

Hal ini disebabkan kadar protein yang lebih tinggi pada mereka yang bergolongan darah AB, sehingga meningkatkan risiko penggumpalan darah. Meski temuan ini menarik, Dr. Cushman mengingatkan bahwa diperlukan lebih banyak data pendukung untuk mengkonfirmasi hasil penelitian ini.

2. Penyakit Kardiovaskular

Golongan darah AB juga lebih dikaitkan dengan masalah kardiovaskular karena penelitian menunjukkan hubungan antara masalah jantung dan penurunan kognitif. Hal ini semakin berisiko bagi penderita obesitas dan diabetes.

Selain itu, penelitian yang diterbitkan oleh Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology pada September 2012 mengungkapkan bahwa individu dengan golongan darah A, B, dan AB masing-masing memiliki risiko 5, 11, dan 23 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner (PJK). . golongan darah O

3. Gangguan Pencernaan

Bakteri Helicobacter Pylori (H. pylori) lebih mungkin berkembang pada orang dengan golongan darah A dan AB. Ini karena golongan darah ini memiliki kemampuan untuk memodifikasi respon sistem kekebalan tubuh terhadap bakteri. Infeksi bakteri H.pylori umumnya memicu tukak lambung hingga kanker lambung.

Namun, penyakit ini lebih mungkin terjadi ketika seseorang mempraktikkan gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok secara berlebihan dan tidak menjaga pola makan seimbang. Namun, jika Anda sudah mengetahui fakta tentang golongan darah AB, ada baiknya pemilik golongan darah ini rutin memeriksakan kesehatannya di layanan kesehatan untuk mendeteksi penyakit kronis sejak dini.

Tonton video “Tips Menjaga Kesehatan Jantung”
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)