liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Seorang kakek ditemukan tewas gantung diri di toilet sebuah kamar kontrakan di kawasan Lorong Mangga, Ambon, Maluku.

Jakarta, CNNIndonesia

Seorang kakek berinisial MH (65) ditemukan tewas gantung diri di toilet atau toilet kamar kontrakan di kawasan Lorong Mangga, Desa Rijali, Sirimau, Ambon, MalukuKamis (5/1) malam.

MH pernah menginap di kamar nomor tiga wisma Bandung di RT 004/RW 001, Kelurahan Rijali dan ditemukan tewas tergantung pada pukul 20.40 WIB.

“Motifnya, korban diduga depresi karena tidak punya uang,” kata Kabid Humas PS Pulau Ambon dan Lease Pulau, Iptu Moyo Utomo, Jumat (6/1).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Moyo menuturkan, dari keterangan tetangga kosnya, MH mengaku mengalami kendala dan kehabisan uang pada Kamis (5/1) pukul 12.00 WIB. Namun, kata Moyo, sekitar pukul 18.45 WIB. MH ditemukan tak bernyawa dengan leher terikat dan tergantung di kamar mandi.

“Korban ditemukan tewas tergantung di pintu kamar mandi dengan leher diikat tali nilon warna biru,” kata Kabid Humas PS Pulau Ambon dan Lease Pulau, Iptu Moyo Utomo, Jumat (6/1).

Awalnya, kata Moyo, saksi Selfia mengantarkan makanan ke kamar korban pada pukul 18.30 WIB. Saat mengetuk pintu beberapa kali, korban tidak angkat bicara. Saksi memutuskan untuk menyuruh suami Rizal Wahyudi membangunkan korban.

Rizal Wahyudi kemudian mendobrak pintu dan melihat korban tergantung di pintu kamar mandi. Rizal pun bergegas keluar dan meminta bantuan warga sekitar.

Warga kemudian melapor ke polisi pada pukul 21.00 WIB. Tak berselang lama, Kapolsek Sirimau, polisi langsung membentuk garis polisi dan memindahkan jenazah ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Maluku.

Setibanya di Rumah Sakit Bhayangkara, jenazah korban ditolak untuk diautopsi oleh keluarga. Keluarga setuju untuk pergi dan membawa jenazah ke rumah duka untuk dimakamkan.

Awalnya, korban mengaku pada Kamis (5/1) pukul 12.00 WIB, lebih baik mati daripada hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Ia mengatakan, keadaan ekonomi semakin parah karena keadaan keuangan semakin buruk dengan mengulangi hal tersebut sebanyak lima kali kepada saksi Selfia.

“Korban mengatakan saat ini sedang kesulitan dan tidak punya uang,” kata Moyo mengutip perkataan saksi Selfia.

Penolakan kesehatan mental

(sai/DAL)

[Gambas:Video CNN]