liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
China Buka Data COVID, 80 Persen Warga Sudah Terpapar


Jakarta

Tidak mungkin gelombang kedua COVID-19 China akan terjadi dalam waktu dekat. Menurut ilmuwan pemerintah setempat, setidaknya 80 persen penduduk China telah terpapar COVID-19, artinya mereka memiliki kekebalan akibat infeksi alami.

Pasalnya, akhir-akhir ini ada kekhawatiran libur Imlek akan memicu peningkatan kasus lebih lanjut. Ada jutaan orang yang ‘kembali’.

Namun, peningkatan kasus COVID-19 di beberapa daerah berarti bahwa wilayah tersebut untuk sementara waktu ‘aman’ dari gelombang baru, kata Wu Zunyou, kepala ahli epidemiologi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Ratusan juta orang China bepergian untuk liburan Tahun Baru Imlek setelah sebelumnya ditangguhkan di bawah pembatasan COVID-19, hingga saat ini mereda, meningkatkan kekhawatiran akan wabah baru di daerah pedesaan yang tidak siap menghadapi wabah besar.

“China telah melewati puncak pasien COVID-19 di klinik demam, ruang gawat darurat, dan dalam kondisi kritis,” kata seorang pejabat Komisi Kesehatan Nasional, Kamis.

Hampir 60.000 orang yang dites positif COVID-19 meninggal di rumah sakit pada 12 Januari, sekitar sebulan setelah China tiba-tiba membatalkan kebijakan nol-covid-19, menurut data pemerintah.

Namun beberapa ahli memperkirakan angka ini jauh lebih rendah dari yang terjadi di lapangan. Pasalnya, data kematian akibat COVID-19 di China tidak mencatat mereka yang meninggal di rumah, dan banyak dokter disarankan untuk tidak menyebut COVID-19 sebagai penyebab kematian.

Tonton Video “Potret RS Shanghai Penuh Pasien Covid-19”
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)