liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Cerita Kapolri soal Kagetnya Ortu 'Bayi Diberi Kopi Sachet' Didatangi Polisi


Jakarta

Video viral bayi berusia tujuh bulan yang diberi makan kantong kopi. Ibu dalam video tersebut mengatakan anaknya diberi minuman kopi sachet sebagai pengganti produk susu kental manis. Menyusul berbagai kekhawatiran warganet, polisi mengambil tindakan atas kejadian tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, sang ibu bingung saat didatangi polisi terkait video viral anaknya yang dikasih kopi sachet. Ia berharap tindak lanjut ini menjadi tangan Polri dalam menangani masalah stunting di Indonesia. Ingat, stunting dipicu oleh beberapa faktor risiko, antara lain faktor lingkungan dan masalah pemenuhan gizi anak.

“Ada bayi viral mungkin karena orang tuanya mau kasih susu, dia kasih susu tapi yang ada di kantong susu kopi instan,” kata Sigit saat ditemui. detikcom di Gedung BKKBN, Jakarta Timur, Rabu (25/1/2023).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Saya kira ini sudah ditindaklanjuti oleh anggota kita dan sudah saya perintahkan kepada seluruh jajaran Kapolres untuk mengecek situasi di wilayah masing-masing agar nanti polisi bisa membantu mendistribusikan kebutuhan masyarakat. Bagi ibu hamil yang sangat membutuhkan Selain itu, pungkasnya.

Tindak lanjut polisi terhadap virus bagi anak-anak yang diberi makan kantong kopi dipuji oleh Presiden Indonesia Joko Widodo. Apalagi, Jokowi menegaskan ginjal, jantung, dan lambung anak-anak belum kuat sehingga berisiko besar jika diberi kopi.

“Saya baca polisi menemukan orang tua bayi itu. Tapi nyatanya pasti kader Posyandu, kader BKKBB yang datang ke sana,” kata Jokowi saat membuka Rakernas Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana dan Percepatan Program Stunting, Rabu (25/1).

“Akibat kecepatan Kapolri, reaksi polisi lebih cepat dari kader. Sekali lagi kualitas kekeluargaan dan SDM menjadi kunci utama negara kita bisa bersaing dengan negara lain,” pungkasnya.

Simak Video “Jokowi Puji Bio Farma: Tak Pernah Diucapkan, Mendadak Jadi Indovac”
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)