liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Ayah Brigadir J merespons tuduhan pemerkosaan yang diungkapkan Ferdy Sambo terhadap Putri Candrawathi dalam sidang pleidoi.

Jakarta, CNN Indonesia

Samuel Hutabarat, ayah dari mendiang Briptu Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J menanggapi tuduhan pemerkosaan yang terungkap Freddy Sambo dalam plea hearing atau nota pembelaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/1).

Sambo menyayangkan Sambo yang masih mempertahankan skenario untuk mencoreng citra anaknya. Bahkan pernyataan Putri Candrawati bahwa dirinya diperkosa dan dianiaya oleh Briptu Yosua di Magelang tidak disertai bukti.

“Hanya pihak mereka yang membela kabar pemerkosaan. Tidak ada laporan otopsi atau bukti. Ini fitnah terhadap almarhum Yosua,” katanya kepada wartawan, Selasa (25/1).

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Tak hanya itu, kata Samuel, Sambo juga tak mengaku menyuruh Richard Eliezer alias Bharada E menembak Brigadir J. Sambo terus bersembunyi dengan kata ‘pukul’.

“Kami perlu mendengar pernyataan kedua belah pihak. Sedangkan Eliezer mengatakan dia diperintahkan untuk menembak. Kami serahkan kepada majelis hakim untuk menilai,” ujarnya.

Samuel berharap hakim tegas menerapkan Pasal 340 KUHP dengan memutus hukuman mati terhadap mantan Kabag Propam Polri itu.

“Sejak awal persidangan, JPU sudah membacakan tuntutannya bahwa Ferdy Sambo cs dijerat dengan Pasal 340 KUHP, terkait pembunuhan berencana. Mereka melakukan pembunuhan paksa atau pembunuhan berencana terhadap anak kami. Oleh karena itu, saya berharap akan diputuskan hukuman maksimal yaitu hukuman mati,” ujarnya. .

Sebelumnya, saat membacakan pembelaan atau pembelaannya, Sambo menyebut penderitaannya bermula dari peristiwa pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap istrinya, Putri Candrawatithi di Magelang, Jawa Tengah, pada 7 Juli 2022.

Putri mengaku diperkosa oleh Brigadir J di rumah Magelang. Kata Sambo, Putri terus terisak sambil menceritakan kejadian yang dialaminya.

Sambo mengaku bungkam dalam seribu bahasa. Hatinya gelisah dan pikirannya kusut membayangkan kisah istrinya diperkosa oleh Briptu J.

“Bayangkan martabat saya sebagai laki-laki, suami yang diinjak dan diinjak, bayangkan juga bagaimana kita harus menghadapi masalah ini, menjelaskannya di depan anak-anak kita, bertemu bawahan kita dan semua rekan kita,” kata Sambo. .

Putri meminta agar rasa malu yang menimpa keluarganya tidak disampaikan kepada orang lain karena dia malu dan tidak tahan melihat wajah orang lain yang mengetahui dirinya telah dihina.

Sang putri pun meminta agar masalah tersebut diselesaikan dengan baik. Sebelumnya, Putri langsung menyuruh Briptu J mundur dari jabatannya sebagai ADC di rumah Sambo.

(msa/DAL)

[Gambas:Video CNN]