liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Apa Itu Permafrost? Lokasi 'Virus Zombie' Berusia 48 Ribu Tahun Ditemukan

Jakarta

Para peneliti dari Prancis, Jerman, dan Rusia menghidupkan kembali 13 jenis virus baru yang telah berada di atas es di tanah Siberia selama antara 27.000 dan 48.500 tahun.

“Ada kemungkinan permafrost kuno akan melepaskan virus yang tidak diketahui ini saat mencair,” kata para peneliti.

Apa itu permafrost?

Permafrost adalah lapisan beku permanen di atas atau di bawah permukaan bumi. Permafrost terdiri dari tanah, kerikil, dan pasir, biasanya disatukan oleh es. Permafrost biasanya tetap pada atau di bawah 0°C (32ºF) setidaknya selama dua tahun.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Dikutip dari National Geographic, permafrost bisa ditemukan di daratan dan di bawah dasar laut. Permafrost juga ditemukan di Greenland, negara bagian Alaska, Rusia, China, dan Eropa Timur AS.

Ilmuwan yang mempelajari permafrost dapat memahami perubahan iklim Bumi dengan mengamati perubahan permafrost. Studi menunjukkan permafrost Bumi menghangat hingga 6ºC pada abad ke-20. Para ilmuwan memprediksi pencairan permafrost yang meluas pada tahun 2100.

Hasilnya adalah penyebaran patogen penyebab penyakit.

Pada tahun 2016, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun meninggal dan sekitar 100 orang jatuh sakit akibat keracunan antraks di wilayah Siberia yang tidak mengalami wabah selama lebih dari 70 tahun. Para ilmuwan mengira wabah itu disebabkan oleh spora antraks yang dilepaskan dari bangkai rusa berusia puluhan tahun yang baru-baru ini terpapar lapisan es yang mencair.

Satu gram permafrost dapat mengandung ribuan spesies mikroba yang tidak aktif. Para ilmuwan khawatir pencairan tidak hanya mengungkap penyakit, tetapi juga melepaskan patogen purba yang saat ini tidak memiliki kekebalan alami dan tidak ada antibiotik atau vaksinasi yang efektif.

Selanjutnya: Efek pencairan permafrost